Kisah haru pengidap obesitas, pertaruhkan nyawa demi kembali normal


Gangguan kesehatan obesitas merupakan penumpukan lemak yang sangat tinggi di tubuh sehingga membuat berat badan di luar batas ideal. Selain mengarah kepada sejumlah masalah kesehatan fisik, obesitas ternyata juga bisa menyebabkan masalah psikologis, seperti stres, dan depresi. Gaya hidup yang tidak sehat memang berakibat pada penurunan kesehatan.

Obesitas ini menjadi masalah bagi banyak negara di dunia. Maka dari itu banyak orang yang fokus untuk membantu para pengidap obesitas untuk kembali normal. Sebuah acara TLC reality show pun mengangkat masalah ini. Mereka mengumpulkan orang-orang dengan obesitas tinggi untuk membantunya kembali hidup normal. Para pengidap obesitas tersebut mendapat bantuan operasi untuk mengurangi lemak hingga 5.000 pound atau sekitar 2.500 kg.

Sebelum operasi




Namun pada operasi pertama, rupanya para pengidap obesitas tidak merasa puas dengan hasilnya. Pasalnya mereka merasa penampilannya masih belum normal. Dikutip brilio.net, Senin (6/2), dari DailyMail, pengidap obesitas akan melakukan operasi yang keduanya pada Maret 2017, untuk mengoperasi kulitnya yang mengendur akibat obesitas. Operasi kedua ini akan diikuti oleh sekitar 20 orang penyandang obesitas.

"Aku sudah kehilangan sekitar 100 kg berat badan, tapi aku merasa tubuhku masih tampak mengerikan," ujar salah seorang pengidap obesitas bernama Andrew.

Tentu saja operasi kedua ini juga tidak kalah mengandung resiko bagi para pasiennya. Mereka bahkan bisa mempertaruhkan hidupnya demi memiliki tubuh normal kembali.

Setelah operasi







Melihat permasalahan tersebut, Younan Nowzaradan, salah satu tenaga medis yang akan melakukan operasi pengencangan kulit itu, sudah memulai mendata pasien dan membuat gambaran operasinya. Beberapa pasien sudah digambar tubuhnya, untuk mengetahui bagian tubuh mana yang akan diambil. Ahli operasi ini pun memberikan banyak peringatan kepada masyarakat, agar menjaga pola hidupnya dengan sehat. Makanan sehat dan juga aktivitas yang sehat. Karena memulihkan obesitas akan lebih berresiko dan mahal jika dibandingkan dengan menjaga pola hidup sehat.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==