anak umur 16 tahun di tangkap diduga mengedarkan sabu




Dua orang pemuda diduga sebagai pelaku pengedar serta pemuja narkoba jenis sabu diamankan petugas Sat Narkoba Polres Prabumulih di dua lokasi berbeda, Minggu (4/6) lalu.
Keduanya diketahui bernama, Taufik Kamil (35) warga jalan Letnan Munandar Kelurahan Pasar 2 Kecamatan Prabumulih Utara yang diduga sebagai pemuja barang haram yang ditangkap saat berada di kawasan jalan Padat Karya tepatnya di depan Indomaret Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.


Dan setelah dikembangkan kasusnya, polisi berhasil mengamankan terduga pengedarnya yakni OK (inisial, red) seorang remaja yang baru berusia 16 tahun. Ia diamankan saat berada di rumahnya di jalan Alipatan Gang Melati Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara.
Bersama keduanya, petugas berhasil menyita barang buktinya berupa satu paket sabu seberat 0,3 gram dan satu buah handphone merk Mito warna hitam yang kemudian digiring bersama dua pelaku ke Mapolres Prabumulih guna pemeriksaan lebih lanjut.




Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops Kompol Andi Supriadi SH SIk MH didampingi Kasat Narkoba, AKP Herry Yusman SH membenarkan, dua pelaku telah diamankan pihaknya di Mapolres Prabumulih atas keterlibatan kasus narkoba.
“Dua orang pelaku diduga bermufakat dalam memiliki,menyimpan narkotika jenis sabu di lokasi TKP penangkapan tersebut. Kemudian setelah dilakukan pengembangan kita kembali berhasil mengamankan satu pelaku lagi berinisial OK di lokasi berbeda,” ujarnya.


Menurut Kasat Narkoba, penangkapan tersebut dilakukan setelah hasil penyelidikan serta menindaklanjuti adanya informasi masyarakat yang disampaikan kepada pihaknya sebelumnya. Sekitar beberapa hari penyelidikan dilakukan, kata dia, akhirnya dua pelaku berhasil diamankan.


“Keduanya beserta barang buktinya sekarang sudah diamankan di Polres dan masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik kita,” kata dia seraya mengatakan keduanya dapat dijerat dengan hukuman menggunakan Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 114 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancamannya selama 5 tahun kurungan penjara.



Lebih lanjut dikatakan Herry, jika pihaknya kedepan masih akan terus melakukan pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polres Prabumulih ini. “Kita menindaklanjuti adanya informasi dari masyarakat jika di lokasi tersebut sering terjadinya transaksi narkoba. Oleh karenanya kita melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para pelakunya,” terangnya.

Sementara itu, kedua pelaku juga telah mengakui segala perbuatan mereka tersebut. Taufik Kamil pun menuturkan, jika dirinya hanya sekedar membeli sabu seharga Rp100 ribu yang didapatnya dari OK. Sementara OK mengaku hanya membantu membagi sabu untuk dipakainya sendiri.


“Aku dak tau pak kami cuma beli untuk pakek dewek barang itu,” sebut keduanya dihadapan petugas di Mapolres Prabumulih,
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==