Baru keluar rumah , udah di bobol maling




Lagi-lagi, maling menyantroni rumah-rumah warga atau penghuni kontrakan yang sedang ditinggal pemiliknya. Kali ini yang menjadi korban, Helwizar Parandino (36) seorang warga Jalan Damai RT01 RW01 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.
Sebuah rumah kontrakan yang belum lama ditempati korban Minggu (25/6) lalu disaat perayaan lebaran sekitar pukul 10.35 WIB itu diobrak-abrik oleh kawanan maling. Diketahui, pelaku masuk ke rumah kontrakan korban lewat jendela belakang yang tidak dihalangi besi. Sehingga pelaku leluasa masuk dan mencari barang berharga dalam rumah tersebut.

Akibatnya, korban mengalami kerugian lebih kurang sebesar Rp5 juta, setelah maling berhasil membawa uang berkisar Rp2 juta dan satu unit handphone Samsung GT-I9152. Setelah berhasil mengambil barang tersebut, pelaku keluar lewat tempat yang sama.
Menurut korban Dhino, dirinya hanya meninggalkan rumah lebih kurang selama satu jam, saat dirinya beserta keluarga hendak ke tempat sanak saudaranya di wilayah Kelurahan Tugu Kecil untuk bersilaturahmi dan merayakan hari lebaran.


“Baru sebentar saat sebelum kejadian itu kami keluar kontrakan ada sekitar satu jam untuk silaturahmi lebaran ke tempat keluarga,” ujarnya kepada koran ini.
Kemudian korban baru mengetahui kontrakkannya itu kemalingan setelah satu jam langsung bergegas kembali ke rumah kontrakannya lantaran akan pergi ke tempat keluarganya yang ada di Palembang. Namun, setibanya di kontrakkan dia melihat jendela pintu rumah tersebut sudah terbuka dan bagian luar kunci dirusak maling, isi dalam rumah itupun berantakan diacak-acak maling.


“Ketahuannya sekitar jam 12 an siang, baru satu jam kontrakkan ditinggal. Waktu pas kembali ke rumah kondisi dalam rumah sudah berantakan,” tutur Dhino.
Padahal, kata dia, sebelumnya meninggalkan rumah kontrakkannya dengan mengunci pintu dengan rapi. Menurutnya, saat ini sudah rawan kemalingan. Pasalnya, di kawasan tempat tinggalnya itu sebelum kejadian ini tetangganya juga mengalami hal serupa.
Dia menduga pelaku maling sudah mengincar tempat tinggal warga, sehingga dengan mudah pelakunya masuk begitu saja. “Yang hilang uang memang tak banyak, dan juga hape tapi kayaknya malingnya sudah ngincar,” kata dia lagi.

Dengan kejadian ini, korban berharap kepada pihak polisi agar dapat mengatasi pencurian yang kerap terjadi akhir-akhir ini. Jika tetap dibiarkan, maling-maling spesialis rumah kosong ini akan merajalela dan meresahkan warga.

“Meskipun kasus pencurian ini kecil tapi setidaknya bisa terungkap. Saya harap polisi dapat menekan aksi pencurian ini. Agar warga merasa nyaman dan malingnya tidak merajalela,” ucapnya.

Sementara, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Herando SH ketika kembali dikonfirmasi kemarin mengaku kasus tersebut akan terus ditangani dan masih dalam penyelidikan polisi.

“Kita akan berupaya mengungkap kasus pecurian ini dan mudah-mudahan pelakunya segera bisa kita tangkap. Sementara ini, masih dalam penyelidikan anggota kita. Selain itu, kita juga imbau masyarakat agar selalu memeriksa atau menitipkan rumahnya kepada keluarga atau ke para tetangganya sebelum bepergian,” tukasnya.

close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==