membuat sim palsu seorang pemilik warnet ditangkap polisi






Polda Sumsel, Satuan Reserse Kriminal Polres Prabumulih pimpinan AKP Eryadi Yuswanto, S.H berhasil melakukan ungkap kasus pembuatan SIM ( Surat Izin Mengemudi ) di duga palsu di wilayah Kota Prabumulih, Senin (21/8/2017).

Terungkapnya peristiwa ini bermula pada saat Tim SOC ( stand by on call ) Polres Prabumulih melaksanakan razia stasioner di Jl. Jend Sudirman depan Eks Polsek Prabumulih Timur. Saat melakukan razia, petugas memberhentikan kendaraan yang dikemudian oleh FDI (25) warga Jl Santa Maria Kel Gunung Ibul Kec. Prabumulih Timur Kota Prabumulih.

Saat memeriksa surat-surat kelengkapan kendaraan, petugas menemukan SIM milik FDI diduga palsu karena hanya terbuat dari kertas foto biasa. Kemudian FDI berikut barang bukti satu lembar SIM yang diduga palsu tersebut dibawa ke Polres Prabumulih. Setelah dilakukan pemeriksaan di Sat Lantas Polres Prabumulih ternyata SIM milik FDI sudah terdata atas nama orang lain.

Berbekal keterangan dari FDI, Sat Reskrim Polres Prabumulih melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang laki – laki inisial BY (39) Pemilik Warnet Havis Net, warga JL Sumatera Rt 06 Rw 03 Kel Gunung Ibul Kota Prabumulih yang diduga sebagai pembuat SIM palsu milik FDI.

Kapolres Prabumulih AKBP Andes Purwanti, SE., MM melalui Kasat Reskrim Polres Prabumulih AKP Eryadi Yuswanto, S.H saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua pelaku, pertama kita mengamankan FDI (25) saat dilakukan razia rutin kemudian kita kembangkan dan berhasil mengamankan satu pelaku lainnya inisial BY (39).

“ Saat dilakukan introgasi awal BY sudah mencetak SIM palsu sebanyak 33 lembar dengan rincian, SIM C sebanyak 1 lembar, SIM A sebanyak 7 lembar, SIM B1 tidak umum 8 lembar, SIM B1 umum 12 lembar, SIM B2 tidak umum 1 lembar dan SIM B2 umum 4 lembar dengan biaya pembuatan SIM palsu sebesar Rp 20.000,- s/d Rp 25.000,- per lembar, ” ujar AKP Eryadi.

Kedua pelaku berikut barang bukti dua lembar SIM palsu atas nama kedua pelaku, satu unit CPU, dan satu unit printer kita amankan di Polres Prabumulih guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, pelaku akan dikenakan pasal 263 KUHP dan atau 266 KUHP tentang pemalsuan dokumen.


#POLDA SUMSEL
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==