mobil pengangkut solar terguling, sopir di duga mengatuk



 Arus lalu lintas di jalan Jendral Sudirman dari arah Pasar menuju Palembang (29/3) terpaksa dialihkan.
Sebuah truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tanpa muatan bernomor polisi BG 8070 DH terguling di tengah jalan. Truk milik PT Kalimantan Energi Nusantara itu terguling setelah sebelumnya menghantam median jalan Jendral Sudirman tepatnya depan SDN 49 sekitar pukul 00.15 WIB.
Tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Namun arus lalu lintas sempat terganggu dan baru pulih setelah truk devakuasi dari lokasi kejadian.
Supir truk nahas Fauzi H (50), warga Dusun Sidoarjo, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengatakan, sebelum kejadian ia baru saja pulang dari Tanjung Enim usai melakukan bongkar muat solar sebanyak 16 ribu liter. Sekitar pukul 20.00 WIB dirinya bertolak pulang menuju Palembang.
Hanya saja dalam perjalanan, ia mengaku mengalami kantuk berat. Dan sebelum mengalami kecelakaan ia mengaku sempat terlelap sebelum akhirnya terbangun ketika mobil hendak ilang kendali.
“Abis bongkar muat di Tanjung Enim pak, pas lewat sini karena ngantuk. Tidak sadar kalo ada median di tengah jalan, apalagi pas kejadian memang sudah larut malam,” ceritanya kepada koran ini kemarin.
Fauzi mengaku sempat berupaya mengerem dan banting stir ke kiri agar terhindar dari kecelakaan. Namun upaya itu justru membuatnya mobilnya terjungkal.
Tetapi, sepertinya usaha tersebut sia-sia. Menyebabkan kendaraannya oleng, dan terguling tepat di tengah-tengah jalan. Untungnya, dirinya tidak mengalami luka-luka hanya saja mobil yang dikendarainya mengalami ringsek di bagian depan dan sebelah kiri, dan sebagian trotor dan ditabrak hancur. “Sempat saya rem, dan banting stir ke kiri. Malahan, truk saya oleng dan mendadak terguling,” akunya.
Sementara itu, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian Patrik (24) menerangkan, saat kejadian ia baru saja tertidur.
sekitar pukul 00.00 WIB baru mau tidur. Tetapi, di luar rumah mendengar suara benturan keras dan sempat mengagetkan dirinya. Namun ia terkejut setelah mendengar suara dentuman keras dari jalan.
“Karena penasaran, aku keluar rumah. Apo nian yang terjadi, pas keluar dak taunyo mobil minyak lah tebalek baik,” tukasnya.
Bukan dirinya saja yang terkejut mendengar, suara benturan keras. Sejumlah warga di sekitar lokasi juga mendengarnya, sehingga pasca kejadian cukup banyak warga yang keluar. “Lah sudah kejadian, banyak wong yang liat mobil tangki yang baru sudah kecelakaan,” akunya.
Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Lantas, AKP Nofrizal Dwiyanto ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sendiri, untuk menghindari kemacetan sudah menerjunkan petugas dan mengalihkan jalan.
“Laka tunggal, nabrak trotoar dan lalu terguling. Tadi sudah dilakukan evaluasi di TKP (Tempat Kejadian Perkara), setelah selesai arus lalin sudah kembali normal,” kata Mantan Kanit 4 Sat PJR Ditlantas Polda Sumsel.
Sambungnya, kerusakan trotoar tersebut pihaknya sudah berkordinasi dengan pihak terkait, dan sopir bersedia memperbaiki kerusakannya. “Kerusakan trotoar menjadi tanggung jawab sopir, karena sudah menabraknya,” tukasnya.
Jelasnya, sesuai dengan keterangan sopir truk BBM. Penyebab, laka tunggal tersebut murni karena sopir mengantuk, karena menempuh perjalanan jauh mengangkut BBM jenis solar.
“Karena sopir mengantuk, tidak menyadari ada trotoar. Kecelakaan tidak bisa dihindari, dan mobil terguling,” pungkasnya.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==