#SaltWaterChallenge: Solidaritas Palestina menjadi viral

Warga Palestina melakukan 'Salt Water Challenge' untuk menarik perhatian pada penderitaan lebih dari 1.500 tahanan dalam mogok makan.
(Sumber: Youtube.com)


ViralNetTV.com - Kampanye media sosial yang menyoroti penderitaan lebih dari 1.500 kelaparan yang menyerang tahanan Palestina di penjara-penjara Israel telah menjadi viral, dengan orang-orang dari seluruh penjuru dunia memasang video tentang media sosial yang minum air garam dalam solidaritas.

Serupa dengan ALS Ice Bucket Challenge yang menjadi viral pada tahun 2014, #SaltWaterChallenge melihat pendukung narapidana yang menyerang para tahanan minum campuran garam dan air. Para peserta kemudian menantang orang lain untuk melakukan hal yang sama.

Sejak 17 April, Hari Tahanan Palestina, banyak tahanan di penjara Israel melakukan pemogokan kelaparan tanpa henti yang memprotes pemenjaraan berkepanjangan tanpa tuduhan, kelalaian medis, penahanan administratif dan kunjungan keluarga terbatas di antara tuntutan lainnya.

Para tahanan telah menolak untuk makan makanan sampai tuntutan mereka terpenuhi dan mereka hanya mengonsumsi air asin sebagai sarana untuk menstabilkan kesehatan mereka.

Kampanye air asin diluncurkan dengan sebuah video oleh Aarab Marwan Barghouti, putra pemimpin Fatah yang dipenjara Marwan Barghouti, yang saat ini menjalani hukuman seumur hidup selama lima tahun dalam perannya di Intifadah kedua melawan pendudukan Israel.
Video klip tersebut kemudian diakhiri dengan Barghouti yang menominasikan pemenang "Arab Idol" Mohammed Assaf dan yang lainnya untuk ikut serta dalam tantangan tersebut.
Assaf membantu kampanye tersebut menjadi viral yang kini telah menyaksikan ribuan orang ikut serta dalam tantangan tersebut, termasuk pemenang 2017 dari Arab Idol, Yacoub Shaheen.
Menurut Biro Pusat Statistik Palestina, sejak dimulainya pendudukan Israel 50 tahun yang lalu, lebih dari 750.000 orang Palestina telah dipenjara oleh pasukan Israel.
Sekitar 6.500 warga Palestina saat ini berada di penjara Israel, 300 adalah anak-anak.
Para pemimpin Palestina telah mengecam penolakan Israel untuk bernegosiasi dengan pemogokan kelaparan, memperingatkan sebuah "Intifadah baru" jika ada yang meninggal.
Demonstrasi telah diadakan di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza untuk mendukung para tahanan tersebut, dengan pasukan Israel menembakkan gas air mata, peluru baja berlapis karet dan amunisi langsung ke pemrotes.
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==